Streptococcus mutans merupakan bakteri gram positif pembentuk biofilm resisten yang dapat memicu komplikasi serius seperti endokarditis infektif. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas fraksi etil asetat daun cengkih (Syzygium aromaticum) dalam menurunkan massa biofilm S. mutans serta menentukan konsentrasi optimalnya. Fraksi ini dipilih karena sifat semipolarnya efektif menarik senyawa aktif seperti eugenol dan flavonoid. Metode penelitian eksperimental kuasi ini menggunakan desain posttest-only control group dengan pengujian microtiter biofilm assay dan pewarnaan crystal violet. Kelompok perlakuan terdiri dari lima konsentrasi (20%, 10%, 5%, 2,5%, 1,25%), kontrol positif klorheksidin 0,1%, dan kontrol negatif DMSO 1%. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan Bonferroni. Hasil menunjukkan seluruh konsentrasi signifikan menurunkan massa biofilm dibandingkan kontrol negatif. Kontrol positif (klorheksidin 0,1%) menunjukkan penurunan massa tertinggi sebesar 90,21% (rata-rata Optical Density (OD) 0,248). Konsentrasi 5% merupakan kadar paling optimal dengan rata-rata OD 0,452 dan penurunan massa mencapai 82,16%. Efektivitas menurun pada konsentrasi 10% akibat titik jenuh dan interferensi teknis. Kesimpulannya, fraksi etil asetat daun cengkih efektif menurunkan massa biofilm S. mutans, dengan konsentrasi 5% sebagai kadar paling optimal.
Copyrights © 2026