Gangguan belajar spesifik (specific learning disability/disorder atau SLD) merupakan salah satu gangguan perkembangan yang menetap dan sering ditemukan pada anak usia sekolah. Anak dengan SLD umumnya tidak memiliki masalah baik sensori maupun fisik yang menjadi penyebabnya, memiliki tingkat kecerdasan atau nilai tes IQ yang normal atau di atas normal, tetapi memiliki prestasi akademik yang tidak sesuai dengan tingkat kecerdasannya. Bentuk utama gangguan belajar spesifik meliputi disleksia, diskalkulia, dan disgrafia. Kondisi ini dapat memengaruhi prestasi akademik, perkembangan sosial, emosional, serta kualitas hidup anak apabila tidak dikenali dan ditangani secara dini. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, observasi klinis, laporan dari sekolah, serta pemeriksaan menyeluruh untuk menilai tingkat keparahan dan menentukan intervensi yang sesuai. Penatalaksanaan melibatkan pendekatan multidisiplin melalui akomodasi, modifikasi, dan remediasi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk membahas definisi, faktor risiko, manifestasi klinis, diagnosis, serta penatalaksanaan gangguan belajar spesifik pada anak, khususnya disleksia, diskalkulia, dan disgrafia. Pemahaman yang baik mengenai kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini dan intervensi yang tepat sehingga anak dapat mencapai potensi akademik dan sosialnya secara optimal.
Copyrights © 2026