Andriansyah, M., & Rosnawati, E. (2024). Pengelolaan limbah B3 yang tidak efektif di Indonesia memacu perlunya penegakan hukum yang lebih ketat. Journal Customary Law, 1(3), 1–9. https://doi.org/10.47134/jcl.v1i3.3085 Hutapea, B. J., Hasmi, M. A., & Karim, A. (2018). Sistem pendukung keputusan penentuan jenis kulit terbaik untuk pembuatan sepatu dengan menggunakan metode VIKOR. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 5(1), 1–8. Irawan, D. M., Kristiana, I., & Aditia, M. A. S. (n.d.). Studi perbandingan kualitas gelatin dari limbah kulit ikan tuna (Thunnus spp.). [Data publikasi belum lengkap]. Masri, A. (2017). Pemanfaatan biji, kulit, dan bonggol sebagai bahan baku alternatif produk melalui pendekatan eksplorasi material [Tugas Akhir Sarjana, Institut Teknologi Nasional Bandung]. http://lib.itenas.ac.id/kti/?p=5337 Nasution, A. I. (2022). Hubungan lama pemakaian sepatu boot dengan keluhan tinea pedis pada pemungut sampah di Tempat Pembuangan Sampah Perumnas Mandala [Skripsi]. Nurhayati, N., & Peranginangin, R. (2009). Prospek pemanfaatan limbah perikanan sebagai sumber kolagen. Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology, 4(3), 83–93. https://doi.org/10.15578/squalen.v4i3.157 Putra, E. S., & Waskito, M. A. (2020). Konsep ergonomi kultural Nusantara dalam pendidikan dasar desain produk ITENAS. Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk), 3(8), 291–298. https://doi.org/10.24821/productum.v3i8.3816 Sahubawa, L., Pertiwiningrum, A., & Pamungkas, A. T. (2011). Pengaruh kombinasi bahan penyamak formalin dan syntan terhadap kualitas kulit ikan pari tersamak. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 27(1), 38–46. https://doi.org/10.20543/mkkp.v27i1.211.
Copyrights © 2026