Studi ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh inflasi dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengangguran di Kota Jambi dalam periode 2015 hingga 2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunderdari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi. Dalam penelitian ini, pengangguran digunakan sebagai variabel terikat, sedangkan inflasi dan pendidikan dijadikan sebagai variabel bebas. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi analisis deskriptif, pengujian asumsi klasik, serta regresi linear berganda yang diolah menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengangguran di Kota Jambi. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,494 yang berada di atas tingkat signifikansi 0,05. Walaupun demikian, arah hubungan yang terbentuk bersifat positif, sehingga kenaikan inflasi cenderung diikuti oleh meningkatnya tingkat pengangguran. Di sisi lain, variabel pendidikan menunjukkan hubungan positif terhadap pengangguran dengan nilai signifikansi sebesar 0,051 yang mendekati batas signifikansi penelitian. Kondisi ini mengindikasikan adanya fenomena pengangguran terdidik yang terjadi akibat belum sesuainya kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan mempunyai pengaruh yang relatif lebih besar dibandingkan inflasi dalam menjelaskan perubahan tingkat pengangguran di Kota Jambi. Dengan demikian, permasalahan pengangguran tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi makro, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia dan kesiapan tenaga kerja dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja. Oleh sebab itu, diperlukan upaya berupa peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan keterampilan tenaga kerja, serta perluasan kesempatan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri agar tingkat pengangguran dapat ditekan secara lebih efektif.
Copyrights © 2026