Latar Belakang: Nyeri punggung bawah merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dialami tenaga kerja kuli panggul akibat aktivitas mengangkat beban berat secara berulang dan postur kerja yang tidak ergonomis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi mengurangi nyeri adalah kompres hangat temulawak (Curcuma xanthorrhiza) karena memiliki efek analgesik dan antiinflamasi.Tujuan:Menganalisis efektivitas pemberian kompres hangat temulawak terhadap penurunan skala nyeri punggung bawah pada tenaga kerja kuli panggul gerabah di CV Puspa Jembrana.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 52 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi diberikan selama 20 menit, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, 94,2% responden mengalami nyeri sedang dan 5,8% mengalami nyeri berat. Setelah intervensi, 92,3% responden mengalami nyeri ringan dan 7,7% mengalami nyeri sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang menandakan terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan setelah pemberian kompres hangat temulawak.Kesimpulan: Kompres hangat temulawak efektif menurunkan skala nyeri punggung bawah pada tenaga kerja kuli panggul gerabah sehingga dapat dijadikan sebagai terapi komplementer yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan.
Copyrights © 2026