Ketersediaan air bersih masih menjadi permasalahan di Kabupaten Kebumen meskipun wilayah ini memiliki curah hujan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penampungan dan pengelolaan air hujan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang efisien dan praktis. Sistem menggunakan sensor raindrop untuk mendeteksi hujan, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur ketinggian air, sensor TDS (Total Dissolved Solids) untuk menilai kualitas air, dan solenoid valve untuk mengatur aliran antar penampungan. Semua data dikirim secara real-time ke aplikasi Blynk dan dapat dipantau melalui smartphone. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan mulai dari identifikasi kebutuhan hingga uji coba prototipe. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan baik dan mampu mengelola air hujan secara mandiri. Temuan ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam pemanfaatan air hujan di wilayah rawan kekeringan seperti di Kabupaten Kebumen ataupun daerah lainnya.
Copyrights © 2026