Transformasi digital dalam kegiatan filantropi berbasis keagamaan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan infak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan Kotak Infak Digital terintegrasi QRIS di BMH Kota Kediri melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) guna mengoptimalkan penggalangan dana berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan pada Februari–April 2025, dengan tahapan meliputi identifikasi aset komunitas, mobilisasi aset, sosialisasi dan penguatan kapasitas, implementasi, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan Kotak Infak Digital meningkatkan jumlah donasi, memperluas partisipasi masyarakat, dan memperkuat transparansi dalam pengelolaan dana. Kepercayaan masyarakat terhadap BMH menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan, meskipun masih terdapat kendala literasi digital dan keterbatasan infrastruktur. Kesimpulannya, penggalangan dana digital berbasis QRIS tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan dana filantropi, tetapi juga dapat direplikasi di wilayah lain dengan dukungan edukasi dan infrastruktur yang memadai.
Copyrights © 2025