Penggunaan kotoran sapi dan hijaun kirinyu untuk membuat pupuk organik padat akan mengurangi pencemaran lingkungan karena mayoritas penduduk Desa Rakateda I adalah petani dan peternak. Untuk mengoptimalkan sumber daya di Desa Rakateda I, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan pupuk organik padat dengan menggunakan kotoran ternak sapi dan hijauan kirinyu sebagai bahan utama. Kegiatan usaha kecil ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 12 Oktober 2025. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan potensi pertanian dan peternakan, serta peningkatan ekonomi komunitas Desa Rakateda I. kegiatan ini meliputi Sosialissi, diskusi, dan praktek langsung. Pengabdian kepada masyarakat terdiri dari empat tahap: persiapan, sosialisasi pembuatn pupuk organik padat, dan pelatihn. Sosialisasi dilakukan untuk mengajarkan petani tentang proses pembuatan pupuk organik dan manfaatnya. Dampak dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah bahwa petani memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan produk yang dapat dipasarkan terkait dengan pupuk organik, dan petani dapat memanfaatkannya.
Copyrights © 2025