Pewarna kationik seperti methylene blue memiliki sifat karsinogenik, sulit terdegradasi secara biologis, dan dapat merusak ekosistem air. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat mereduksi kotaminasi methylene blue adalah dengan adsorpsi. Adsorpsi merupakan metode yang banyak diaplikasikan untuk mengolah limbah pewarna. Banyaknya faktor yang mempengaruhi dalam proses adsorpsi, perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk menganalisis pengaruhnya terhadap penyerapan methylene blue. Analisis secara statistika untuk mengidentifikasi adanya pengaruh variasi adsorpsi terhadap hasil penyerapan methylene blue dapat menggunakan metode one way ANOVA. Analisis ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh konsentrasi awal, dan temperatur terhadap penyerapan methylene blue. Uji normalitas dan uji homogenitas dilakukan sebagai prasyarat sebelum melakukan uji ANOVA. Pengambilan keputusan terkait adanya pengaruh variasi adsorpsi terhadap hasil penyerapan methylene blue dianalisis berdasarkan nilai signifikansi (p-value) dari hasil uji ANOVA. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi (p-value) di bawah 0,05, sehingga hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Terdapat keterkaitan antara variabel bebas dan variabel terikat, perbedaan konsentrasi awal, dan temperatur memengaruhi proses penyerapan methylene blue.
Copyrights © 2025