Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology

Pemanfaatan serta Pengujian Kulit Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) dan Kulit Kedelai (Glycine Max) sebagai Biokoagulan Untuk Pengolahan Air Limbah Tahu

Anisa (Brawijaya University)
Angga Dheta Shirajjudin Aji (Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2025

Abstract

Limbah cair industri tahu mengandung konsentrasi bahan organik dan padatan tersuspensi yang tinggi sehingga berpotensi menurunkan kualitas lingkungan apabila tidak diolah secara optimal. Proses koagulasi-flokulasi umumnya menggunakan koagulan kimia, namun menimbulkan risiko lingkungan lanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas biokoagulan berbahan kulit kedelai (Glycine max) dan kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dalam menurunkan Total Suspended Solids (TSS), kekeruhan, dan menetralkan pH limbah cair tahu, serta menentukan pH optimum untuk kinerja terbaik. Penelitian dilakukan menggunakan metode jar test dengan variasi konsentrasi biokoagulan (20–100%, setara 300 mg/L) dan variasi pH (5, 8, 11) dengan PAC (Poly Aluminium Chloride) sebagai kontrol kimiawi. Hasil menunjukkan kulit kedelai memberikan penurunan kekeruhan hingga 25,53% pada konsentrasi 80%, penurunan TSS moderat hingga 3,58% pada konsentrasi 40%, serta kestabilan pH dan penurunan absorbansi organik terlarut dengan nilai akhir terendah 2154 pada konsentrasi 100%. Kondisi basa (pH 11) merupakan pH optimum bagi kulit kedelai dengan penurunan TSS sebesar 25,91% dan kekeruhan 16,71%. Sebaliknya, kulit buah naga menunjukkan hasil fluktuatif bahkan negatif pada konsentrasi tinggi dengan peningkatan kekeruhan hingga -52,05% dan TSS hingga -24,53%, meskipun pada konsentrasi menengah masih mampu menurunkan kekeruhan secara cukup baik. Kesimpulannya, kulit kedelai lebih efektif dan stabil dibandingkan kulit buah naga, sedangkan PAC tetap menjadi perlakuan dengan efisiensi tertinggi. Penggunaan biokoagulan nabati berpotensi menjadi alternatif ramah lingkungan dalam pengolahan limbah cair industri tahu, dengan perlu adanya optimasi lebih lanjut terutama pada kulit buah naga.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

CPWTT

Publisher

Subject

Description

Aims of the CPWTT: The Conference is aimed at providing grounds for the exchange of ideas and data developed through research experience in the waste treatment dan environmental engineering. Scope of the CPWTT: Waste Treatment Life Cycle Assessment Solid Waste Management and Treatment Pollution ...