Ketidaknyamanan yang sering terjadi dialami ibu hamil terutama pada trimester pertama kehamilan adalah mual muntah (Emesis Gravidarum). Apabila emesis gravidarum terjadi terus menerus dan tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan gejala mual muntah yang berat menjadi hiperemisis gravidarum yang memiliki efek buruk bagi kesehatan ibu dan janin. Emesis gravidarum selama masa kehamilan dapat dilakukan penatalaksanaan secara farmakologi maupun non farmakologi. Tindakan non farmakologis yang bisa dilakukan yaitu ibu dapat dianjurkan makan sering dalam porsi kecil, akupuntur, dan pemberian aromaterapi. Salah satu aromaterapi yang digunakan untuk mengatasi mual muntah yaitu aroma terapi lavender. Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan menangani emesis gravidarum dengan non farmakolgi yaitu menggunakan aroma therapy dengan lavender pada 14 ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum di kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati. Hasil didapatkan bahwa secara keseluruhan emesis gravidarum pada ibu hamil berkurang. Kesimpulan kegiatan pengabdian adalah peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu hamil dalam mengatasi emesis gravidarum, yang awalnya sering menggunakan farmakologi namun sekarang dapat dengan cara non farmakologi.
Copyrights © 2026