SYAHADAH : Jurnal Ilmu Al-Qur?an & Keislaman
Vol 2 No 2 (2014)

Konsep Keadilan dan Indeterminasi Menurut al-Zamakhsyari (Analisis Terhadap Kisah Nabi Adam dan Hawa dalam Tafsir al-Kasysyaf)

Lenni Lestari (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2016

Abstract

Tafsir al-Kasysyafdikenal sebagai salah satu karya tafsir ideologis yang memiliki keunikan tersendiri. Selain pesona linguistik yang begitu kental, tafsir ini juga sarat akan penanaman prinsip-prinsip Mu’tazilah. Tulisan ini mengkaji salah satu dari prinsip Mu’tazilah yang diusung al-Zamakhsyari dalam tafsirnya. Fokus masalah terletak pada; 1) Bagaimana prinsip keadilan dan indeterminasi menurut alZamakhsyari?, 2) Bagaimana prinsip ini diterapkan dalam ayat-ayat kisah Nabi Adam dan Hawa? Penulis menyimpulkan; 1) Konsep keadilan menurut al-Zamakhsyari adalah Tuhan harus adil dalam memberikan hukuman bagi orang yang melakukan keburukan dan memberikan pujian bagi orang yang melakukan kebaikan. Tuhan juga harus memberikan kebebasan bagi manusia untuk memilih jalan kebaikan atau keburukan. 2) Prinsip ini menempati posisi yang tepat dalam penafsiran al-Zamakhsyari terhadap kisah Nabi Adam dan Hawa. Mereka dipandang telah melakukan kedzaliman atas diri mereka sendiri dan wajar mendapat hukuman dari Allah swt.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

syahadah

Publisher

Subject

Religion Social Sciences Other

Description

Jurnal Syahadah merupakan jurnal Ilmu al-Qur’an dan keislaman dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima ...