Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan representasi matematis dalam memecahkan masalah persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel menggunakan mixed method dengan model sequential explanatory. Pendekatan kuantitatif dilakukan terlebih dahulu melalui tes yang diikuti 29 siswa kelas VII.3 SMP Negeri 26 Bandar Lampung, kemudian dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap 3 siswa dengan tingkat kemampuan berbeda. Data kuantitatif dianalisis secara statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif menggunakan tahapan Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan visual siswa berapa pada kategori cukup (65%), representasi simbolik kategori baik (84%), dan representasi verval kategori baik (76%). Kesulitan dalam representasi visual disebabkan oleh pemahaman konsep geometri yang rendah dan minimnya latihan. Siswa dengan kemampuan simbolik dan verbal yang baik lebih sistematis dalam menyelesaikan soal. Penguatan aspek representasi visual melalui pembelajaran berbasis media dan latihan interpretasi gambar diperlukan untuk meningkatkan pemahaman siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025