Mendeskripsikan proses siswa dalam berpikir kritis menyelesaikan soal matematika berbasis HOTS dengan mempertimbangkan gaya belajar merupakan tujuan dari penelitian. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif yang melibatkan enam siswa sebagai subjek penelitian, dengan mengambil dua siswa pada setiap gaya belajar serta hasil penelitian diperoleh dari wawancara, angket gaya belajar, dan tes kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa siswa dari ketiga gaya belajar berbeda dalam menyelesaikan masalah matematika berbasis HOTS memiliki kesamaan secara umum pada indikator interpretation dan analysis, serta memiliki perbedaan pada indikator evaluation dan inference. Siswa kinestetik dapat menunjukkan seluruh indikator berpikir kritis, siswa auditori hanya dapat mengemukakan indikator interpretation dan analysis, dan siswa visual secara maksimal hanya dapat menunjukkan indikator analysis dan evaluation.
Copyrights © 2025