Indonesia memiliki sektor industri fashion yang berkembang pesat sehingga mendorong persaingan antar brand lokal semakin ketat di sosial media khususnya Instagram. Salah satunya Kalisha yang merupakan brand lokal asal Tasikmalaya yang memnghadapi masalah rendahnya engagement per postingan yang dimiliki Kalisha jauh dibawah standar ideal yang ditentukan untuk akun dengan jumlah followers serupa. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan apakah rendahnya engagement yang dialami Kalisha berkaitan dengan tipe konten promosi yang digunakan, serta apakah customer engagement berperan dalam membentuk brand awareness. Tujuan dilakukannya penelitian untuk menganalisis hubungan tipe konten promosi pada brand awareness dan customer engagemnet serta menguji customer engagement sebagai variabel mediasi . Penelitian disusun menggunakan metode pemodelan Partial Least Squares Structural Equation Modeling menggunakan aplikasi SmattPLS4.0, dengan melibatkan 125 responden melalui perhitungan Estimated Parameter dan menggunakan teknik Purposive Sampling. Berdasarkan uji outer loading, inner loading dan boostraping. Hasil menunjukkan bahwa variabel tipe konten promosi memiliki hubungan positif terhadap brand awareness dan customer engagement, serta customer engagement dapat menjadi variabel mediasi. Temuan ini membuktikan bahwa pemilihan konten yang tepat mampu mendorong keterlibatan konsumen sehingga menghasilkan dampak yang lebih besar dan optimal terhadap pembentukkan brand awareness. Selain itu, penyebaran cangkupan objek riset yang lebih luas dan penggunaan variabel kualitas konten untuk penelitian selanjutnya dapat memperoleh pemahaman dinamika content marketing yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2026