Pengelolaan keuangan desa menuntut transparansi, akuntabilitas, dan ketertiban administrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, praktik di lapangan masih menghadapi permasalahan seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan pelaporan, dan rendahnya kualitas dokumentasi keuangan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, pemerintah memperkenalkan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) sebagai aplikasi yang mendukung perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Siskeudes terhadap pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Tambak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada aparatur desa. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siskeudes memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan desa. Nilai koefisien jalur sebesar 0,837 menunjukkan hubungan yang kuat, sedangkan hasil pengujian bootstrapping menunjukkan nilai t-statistic lebih besar dari 1,96 dan p-value lebih kecil dari 0,05. Nilai R-square sebesar 0,700 menunjukkan bahwa Siskeudes mampu menjelaskan 70% variasi pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Siskeudes berhubungan dengan pengelolaan keuangan desa yang lebih terstruktur dan terdokumentasi. Disarankan peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan penggunaan Siskeudes serta perbaikan infrastruktur pendukung, khususnya pada wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses internet, agar implementasi sistem dapat berjalan lebih optimal.
Copyrights © 2026