Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), investasi, dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 33 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara periode 2021-2023. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) setelah melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD dengan koefisien 0,054138 (prob. 0,0119), investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD dengan koefisien 0,654891 (prob. 0,0000), sedangkan UMK tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD (prob. 0,1536). Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap PAD dengan nilai F-hitung 31,160 > F-tabel 2,70. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 49,60% menunjukkan bahwa variasi PAD dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya 50,40% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Investasi merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap PAD.
Copyrights © 2026