Penelitian ini menganalisis dampak alokasi dana operasional, subsidi tarif, dan tata kelola manajemen terhadap kepuasan pengguna pada layanan TransJakarta. Metode penelitian memanfaatkan metode kuantitatif dengan cara membagikan kuesioner secara daring kepada 109 pengguna TransJakarta. Penggunaan SmartPLS digunakan untuk pengkajian data dengan Partial Least Squares berbasis Structural Equation Modeling (PLS - SEM) sebagai pendekatannya. Indikator serta konstruk memenuhi standar reliabilitas dan validitas secara keseluruhan dengan AVE senilai >0,50, lalu outer loading senilai >0,70, kemudian Cronbach's Alpha , rho_A , Composite Reliability yang disebutkan bernilai >0,707 berdasarkan evaluasi outer model. Uji hipotesis menunjukkan hasil bahwa alokasi dana operasional, subsidi tarif, dan tata kelola manajemen terhadap kepuasan pengguna pada layanan TransJakarta. Urutan berikut berdasarkan nilai koefisien jalur untuk setiap variabel adalah subsidi tarif (0,436), tata kelola manajemen (0,266), dan alokasi dana operasional (0,204). Ini menunjukkan bahwa kesuksesan layanan transportasi publik tidak ditentukan oleh kecukupan pendanaan operasional belaka, tapi juga karena efektivitas kebijakan subsidi tarif dan kualitas tata kelola manajemen yang diterapkan. Dengan demikian, peningkatan kualitas layanan TransJakarta memerlukan dukungan melalui manajemen operasional yang efisien, kebijakan subsidi yang tepat sasaran, serta pengelolaan yang akuntabel untuk terus meningkatkan kepuasan pengguna.
Copyrights © 2026