Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September

Manajemen Piutang Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan Perusahaan

Theresia Flora Saragi (Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu)
Ania Ania (Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu)
Priskilawati lumbantoruan (Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu)
Sella Nopia Saragi (Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu)
Listisya Silaban (Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH, Bengkulu)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2026

Abstract

Piutang (accounts receivable) merupakan salah satu komponen aset lancar yang memegang peranan sentral dalam laporan keuangan perusahaan. Manajemen piutang yang efektif dan efisien menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam menjaga likuiditas, meminimalkan risiko kredit, serta meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan. Kajian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif konsep manajemen piutang yang meliputi pengertian dan klasifikasi piutang, kebijakan kredit berbasis analisis 5C, prosedur penagihan, perlakuan akuntansi berdasarkan PSAK 55 dan PSAK 71 yang mengadopsi IFRS 9, model expected credit loss (ECL), analisis aging schedule, faktor-faktor yang memengaruhi kualitas piutang, perbandingan model incurred loss versus ECL, rasio keuangan terkait, serta dampak komprehensif manajemen piutang terhadap seluruh komponen laporan keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, didukung data empiris laporan keuangan tahunan PT Unilever Indonesia Tbk (IDX: UNVR) tahun buku 2022–2023 sebagai acuan analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen piutang yang baik—dicirikan oleh standar kredit selektif, pemantauan aging schedule sistematis, digitalisasi proses penagihan, dan pengendalian internal yang kuat berkontribusi signifikan pada peningkatan kualitas laporan keuangan, efisiensi modal kerja, dan stabilitas kinerja keuangan perusahaan. Data UNVR mengonfirmasi hal ini: receivable turnover mencapai 16,2 kali per tahun dengan days sales outstanding sekitar 22,5 hari, jauh lebih efisien dibandingkan rata-rata industri FMCG Asia sebesar 35 hari. Kajian ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian terkait penerapan model ECL berbasis PSAK 71 pada sektor non-perbankan di Bursa Efek Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijim

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, ...