Penggunaan lebih dari satu bahasa dalam suatu tuturan merupakan fenomena yang umum terjadi pada masyarakat nilingual. Salah satu bentuknya adalah campur kode yang banyak ditemukan dalam konten live streaming di media sosial. Penelitian bertujuan untuk mengkaji serta menjelaskan berbagai jenis campur kode yang muncul pada live streaming XXGANG di channel Youtube Luthfi Halimawan. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat. Berdasarkan analisis terhadap 21 video live streaming, ditemukan 104 data campur kode yang terdiri atas 58 data campur kode ke dalam (inner code mixing), 41 data campur kode ke luar (outer code mixing), dan 5 data campur kode campuran (hybrid code mixing). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan bahasa Indonesia sebagai unsur campur kode ke dalam lebih dominan dibandingkan pemakaian bahasa asing. Penelitian ini menunjukan bahwa ruang yang mendorong munculnya praktik kebahasaan multilingual dalam komunikasi sehari-hari adalah media digital.
Copyrights © 2026