Rendahnya keberanian peserta didik untuk bertanya, mengemukakan pendapat, dan terlibat dalam diskusi masih menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberanian intelektual peserta didik tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh lingkungan belajar yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep emotional safety dalam desain pembelajaran serta relevansinya dalam membangun keberanian intelektual peserta didik. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber literatur, artikel ilmiah, serta fenomena empiris yang berkembang pada media digital. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses reduksi data, kategorisasi tema, interpretasi, dan sintesis konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakutan melakukan kesalahan, kekhawatiran terhadap penilaian negatif, serta lingkungan belajar yang kurang suportif menjadi faktor yang menghambat partisipasi peserta didik dalam pembelajaran. Sebaliknya, lingkungan belajar yang aman secara emosional mendorong peserta didik untuk lebih berani bertanya, berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan mengeksplorasi gagasan. Oleh karena itu, emotional safety dapat dipahami sebagai fondasi penting dalam desain pembelajaran yang mendukung berkembangnya keberanian intelektual peserta didik.
Copyrights © 2026