Dengan berkembangnya teknologi digital, pola interaksi sosial berubah drastis, dan hal ini juga berdampak pada akses informasi mengenai identitas kebangsaan yang jauh lebih mudah. Hal ini dapat memberikan peluang untuk memperkuat pendidikan patriotisme melalui media digital. Namun, di sisi lain, derasnya arus globalisasi dan informasi dari berbagai belahan dunia juga dapat memengaruhi rasa cinta tanah air apabila tidak diimbangi dengan pendidikan patriotisme yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendidikan patriotisme berkembang di era digital. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung oleh studi literatur dari berbagai sumber ilmiah serta pengamatan terhadap aktivitas generasi muda di ruang digital. Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini berupaya memahami berbagai tantangan dan peluang dalam menanamkan nilai-nilai patriotisme di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dari penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan tantangan berupa pengaruh globalisasi, penyebaran hoaks dan juga maraknya budaya asing yang memengaruhi identitas kebangsaan generasi muda. Meski demikian, teknologi digital juga membuka peluang besar dalam menguatkan pendidikan melalui platform digital yang tentunya mudah diakses oleh generasi muda. Selain itu, pentingnya literasi digital untuk menjawab tantangan tersebut supaya generasi muda dapat menyaring informasi dengan benar. Jadi, pendidikan patriotisme tetap berperan penting di era digital dengan diiringi dengan pemanfaatan platform digital dan juga literasi digital untuk memperkuat identitas kebangsaan generasi muda.
Copyrights © 2026