Epistemologi Islam dibangun atas integrasi wahyu, rasio, dan spiritualitas sebagai sumber pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi epistemologi bayani, burhani, dan irfani dalam pemahaman hadis pada tradisi tasawuf. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan filosofis-epistemologis. Data diperoleh dari berbagai literatur yang relevan dan dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman hadis dalam tradisi tasawuf dibangun melalui perpaduan otoritas teks (bayani), penalaran rasional (burhani), dan pengalaman spiritual (irfani). Integrasi tersebut menghasilkan pemahaman hadis yang lebih komprehensif, tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga rasional dan spiritual. Dengan demikian, tradisi tasawuf menunjukkan bahwa teks, akal, dan pengalaman spiritual dapat berjalan secara harmonis dalam membangun pemahaman keagamaan yang utuh dan relevan dengan perkembangan zaman.
Copyrights © 2026