Sampah organik yang tidak dikelola dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Larva maggot Hermetia illucens dapat dimanfaatkan sebagai agen biodegradasi untuk mengurangi volume sampah organik secara cepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi waktu pre-treatment sampah organik terhadap kecepatan reduksi sampah organik oleh larva maggot. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan post test only design. Variasi waktu pre-treatment yang digunakan yaitu 0 hari, 1 hari, 2 hari, 3 hari, dan 4 hari dengan 4 kali pengulangan pada setiap perlakuan. Data hasil reduksi berat sampah organik dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variasi waktu pre-treatment terhadap kecepatan reduksi sampah organik oleh larva maggot. Persentase reduksi tertinggi diperoleh pada perlakuan pre-treatment 4 hari sebesar 82,68%, sedangkan terendah pada kontrol sebesar 59,53%. Perlakuan dengan waktu pre-treatment yang lebih lama menunjukkan kecenderungan peningkatan reduksi sampah. Masyarakat dapat memanfaatkan metode pelayuan sebelum diberikan ke maggot untuk meningkatkan efektivitas reduksi sampah. Penelitian selanjutnya disarankan meneliti pengaruh jenis substrat dan kandungan nutrisi terhadap aktivitas maggot. Pengelolaan sampah organik berbasis maggot diharapkan dapat menjadi alternatif pengurangan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026