Melemahnya semangat nasionalisme di era Generasi Z akibat derasnya pengaruh globalisasi menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Penelitian ini memberikan kajian mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam menambahkan sikap nasionalisme melalui gerakan cinta produk lokal di kalangan Generasi Z. Metode pada penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, di mana data disimpulkan melalui penelusuran sistematis terhadap artikel jurnal ilmiah terbitan tahun 2019 hingga 2026 yang diperoleh dari Google Scholar dan berbagai repositori perguruan tinggi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, analisis isi, sintesis, dan penarikan kesimpulan berdasarkan literatur. Hasil kajian memberikan penjelasan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan menumbuhkan peran strategi dalam pembentukan karakter kebangsaan melalui tiga komponen utama, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan disposisi kewarganegaraan. Generasi Z yang akrab dengan dunia digital memerlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan relevan, salah satunya dengan mengintegrasikan gerakan cinta produk lokal ke dalam materi pembelajaran. Gerakan ini bukan sekedar wujud pilihan konsumsi, melainkan ekspresi nyata dari nasionalisme kontemporer yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Kewarganegaraan yang dirancang secara kreatif dan memanfaatkan platform digital terbukti mampu mendorong Generasi Z untuk lebih menghargai dan menggunakan produk dalam negeri sebagai bentuk bela negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara Pendidikan Kewarganegaraan dan gerakan cinta produk lokal merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat nasionalisme Generasi Z di era globalisasi.
Copyrights © 2026