Transformasi digital pelayanan kesehatan mendorong implementasi Rekam Medis Elektronik di puskesmas melalui aplikasi ePus Klaster yang terintegrasi dengan SATUSEHAT. Keberhasilan penerapan sistem tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kualitas pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis User Experience dalam penggunaan aplikasi ePus Klaster pada petugas pendaftaran pasien di Puskesmas Tolinggula berdasarkan lima usability Nielsen (1993), yaitu learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima informan, terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learnability dan memorability bersifat kondisional terhadap pelatihan formal dan pengalaman penggunaan, efficiency baik namun terhambat ketidakstabilan jaringan internet, errors dapat ditangani tanpa kehilangan data, dan satisfaction positif namun tereduksi oleh kendala jaringan serta ketiadaan fitur Resume Medis. Disimpulkan bahwa kualitas User Experience sistem berbasis cloud tidak hanya ditentukan oleh desain sistem, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur, pemerataan pelatihan, dan kesesuaian fitur. Disarankan agar puskesmas meningkatkan stabilitas jaringan dan pelatihan internal yang merata, Dinas Kesehatan menerapkan model pelatihan distributif, serta pengembang menambahkan fitur Resume Medis dan fitur offline bagi wilayah dengan keterbatasan jaringan.
Copyrights © 2026