Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa, pengalaman belajar bermakna, dan pengembangan kemampuan secara holistik, sedangkan implementasinya di SD Negeri 178/II Purwasari masih relatif baru sehingga masih terdapat kendala di dalam pelaksanaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan dan kemampuan siswa, kendala yang dihadapi guru, serta upaya guru dalam mengatasi kendala implementasi pembelajaran mendalam di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas I–VI, guru Pendidikan Agama Islam, guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, serta siswa SD Negeri 178/II Purwasari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dan kemampuan siswa tergolong baik, terlihat dari keaktifan siswa dalam diskusi, pengamatan langsung, praktik, proyek, dan presentasi, meskipun kemampuan siswa masih beragam sehingga sebagian siswa memerlukan pendampingan. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan siswa, rendahnya fokus dan partisipasi sebagian siswa, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kemampuan teknologi informasi yang belum merata. Guru mengatasi kendala tersebut melalui pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, penggunaan media dan teknologi, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan Kelompok Kerja Guru, serta kolaborasi dengan kepala sekolah, rekan sejawat, dan orang tua. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam di SD Negeri 178/II Purwasari telah berjalan dengan baik dan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, kontekstual, serta menyenangkan bagi siswa.
Copyrights © 2026