Air sungai banyak dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, namun sering memiliki tingkat kekeruhan tinggi sehingga memerlukan pengolahan sebelum digunakan. Salah satu alternatif pengolahan ramah lingkungan adalah penggunaan koagulan alami dari serbuk kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) yang mengandung pektin, tanin, dan saponin. Pemanfaatan limbah kulit pisang kepok sebagai koagulan alami diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih ekonomis, mudah diperoleh, serta mengurangi ketergantungan terhadap koagulan kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas serbuk kulit pisang kepok terhadap penurunan kekeruhan air Sungai Martapura serta menentukan dosis optimum yang paling efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan desain post test only with control. Variasi dosis yang digunakan yaitu 50 mg/L, 100 mg/L, 150 mg/L, 200 mg/L, dan 250 mg/L dengan 4 kali pengulangan serta satu kelompok kontrol. Parameter yang diperiksa meliputi tingkat kekeruhan dan pH air setelah perlakuan. Pengukuran tingkat kekeruhan dilakukan menggunakan turbidimeter, sedangkan pengukuran pH menggunakan pH meter sesuai prosedur laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan seluruh variasi dosis mampu menurunkan tingkat kekeruhan dibandingkan kelompok kontrol dengan rerata kekeruhan awal 43,6 NTU. Penurunan terbaik diperoleh pada dosis 150 mg/L dengan rerata kekeruhan 30,8 NTU. Hasil uji One Way Anova menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan terhadap penurunan kekeruhan air (p<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kandungan senyawa aktif pada serbuk kulit pisang kepok berperan dalam proses koagulasi dan flokulasi sehingga mampu membantu mengurangi partikel penyebab kekeruhan di dalam air. Serbuk kulit pisang kepok mampu menurunkan kekeruhan air sungai, namun belum memenuhi baku mutu air bersih <3 NTU sehingga masih diperlukan pengolahan lanjutan agar mendapatkan hasil yang optimal.
Copyrights © 2026