Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Salah satu prinsip utama dalam kurikulum ini adalah fleksibilitas pembelajaran yang memungkinkan guru memilih strategi, metode, media, dan bentuk pembelajaran yang lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fleksibilitas pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SMK Al-Husna Kota Tangerang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, guru, dan siswa serta didukung oleh dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas pembelajaran telah diterapkan melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, seperti diskusi, tanya jawab, praktik, dan pembelajaran berbasis proyek. Pemanfaatan media digital dan Artificial Intelligence (AI) juga mendukung proses pembelajaran, meskipun penggunaannya tetap memerlukan pendampingan guru agar tidak menimbulkan ketergantungan. Selain itu, penerapan fleksibilitas pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar, walaupun masih ditemukan beberapa kendala, seperti perbedaan penerapan metode pada setiap mata pelajaran dan variasi kemampuan guru dalam menyampaikan materi. Dengan demikian, implementasi fleksibilitas pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SMK Al-Husna Kota Tangerang telah berjalan dengan cukup baik dan mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih adaptif, berpusat pada peserta didik, serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2026