Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas III SD Muhammadiyah Argosari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment melalui Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas III, sedangkan sampel analisis terdiri atas 17 siswa pada kelas eksperimen dan 17 siswa pada kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan PjBL, sementara kelas kontrol menggunakan Problem Based Learning. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif serta diuji menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen meningkat dari 65,59 pada pre-test menjadi 86,94 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 69,82 menjadi 77,06. Data kedua kelompok berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Hasil independent sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,019 < 0,05 dengan selisih rata-rata post-test sebesar 9,882. Temuan tersebut menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, model PjBL terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila karena mendorong keterlibatan aktif, kerja sama, tanggung jawab, dan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah Argosari.
Copyrights © 2026