Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode, faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya, serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia dalam novel Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu karya Pidi Baiq. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian berupa novel Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu karya Pidi Baiq. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 100 data campur kode yang terdiri atas 37 campur kode kata, 23 campur kode frasa, 36 campur kode klausa, dan 4 campur kode pengulangan kata. Bentuk campur kode yang paling dominan adalah campur kode berwujud kata. Campur kode yang ditemukan melibatkan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris, bahasa Sunda, bahasa Jawa, serta bahasa gaul. Penggunaan campur kode dipengaruhi oleh faktor kebahasaan, sosial, budaya, dan psikologis, seperti keterbatasan kosakata, identitas penutur, hubungan antartokoh, dan konteks komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena campur kode dalam novel memiliki relevansi sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia, khususnya pada materi variasi bahasa, sosiolinguistik, dan unsur kebahasaan dalam karya sastra sehingga dapat mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan komunikatif.
Copyrights © 2026