Penilaian kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan efektivitas organisasi, karena hasilnya menjadi dasar pemberian apresiasi, penentuan insentif, dan pengembangan sumber daya manusia. Namun, proses penilaian yang dilakukan secara manual di PT SCKP masih menghadapi kendala subjektivitas, kurang jelasnya kriteria penilaian, dan ketidakkonsistenan hasil, sehingga karyawan terbaik sulit ditentukan secara objektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penilaian kinerja karyawan terbaik menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yang mampu memecah permasalahan kompleks menjadi struktur hierarki serta memberikan bobot prioritas pada tiap kriteria melalui perbandingan berpasangan. Penelitian menggunakan tiga kriteria, yaitu Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komunikasi, dengan data absensi, capaian target mingguan, dan penilaian atasan langsung sebagai sumber data. Sistem dibangun berbasis web menggunakan PHP, framework CodeIgniter, dan basis data MySQL, kemudian diuji dengan pengujian white box, black box, serta pengujian akurasi dengan membandingkan hasil perhitungan manual dan hasil sistem. Hasil pengujian terhadap 40 data penilaian pada periode Mei dan Juni 2026 menunjukkan bobot kriteria Disiplin 0,539, Tanggung Jawab 0,297, dan Komunikasi 0,164 dengan Consistency Ratio 0,008 (konsisten), serta kesesuaian nilai, kategori, dan peringkat antara perhitungan manual dan sistem mencapai 100%. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan metode AHP pada SPK penilaian kinerja karyawan mampu menghasilkan keputusan yang lebih objektif, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penentuan karyawan terbaik di perusahaan.
Copyrights © 2026