Pengelolaan sampah organik di lingkungan kampus membutuhkan perangkat yang mampu mempercepat proses pencacahan sebelum pengomposan. Penelitian ini bertujuan merancang, membuat, dan menguji mesin pencacah sampah organik berupa daun untuk skala kampus. Metode penelitian meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan gambar teknik dan elemen mesin, pemilihan komponen, pembuatan rangka dan sistem pencacah, perakitan, serta pengujian kinerja. Mesin menggunakan motor listrik satu fasa berdaya 0,5 HP, transmisi sabuk dan pulley, ruang pencacah berkapasitas 0,1069 m3, dan poros baja ST37 berdiameter 10 mm. Kapasitas teoritis yang direncanakan sebesar 76,8 kg/jam. Pengujian dilakukan lima kali menggunakan massa daun 1,2 kg pada setiap percobaan. Parameter yang diamati mencakup putaran poros, putaran motor, waktu pencacahan, ukuran cacahan, massa keluaran, dan rendemen. Hasil menunjukkan cacahan berukuran sekitar 1 cm dengan rendemen 92,9-94,5%. Putaran poros berada pada rentang 1.138-1.276 rpm, sedangkan putaran motor 1.456-1.485 rpm. Mesin bekerja stabil dan menghasilkan cacahan relatif seragam. Rancangan ini layak digunakan sebagai alat pendukung pengelolaan sampah organik daun di kampus, mengurangi waktu penanganan material, dan berpotensi mempercepat tahap awal pengomposan. Hasil penelitian juga memberikan dasar bagi pengembangan alat pada variasi jenis dan kondisi bahan organik, sehingga kinerja mesin dapat dievaluasi lebih lanjut melalui pengujian kapasitas, ketahanan komponen, konsumsi energi, dan keselamatan operasional pada penggunaan.
Copyrights © 2026