Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Assets Ratio (DAR), Total Assets Turnover (TATO), dan Firm Size (FS) terhadap Return On Assets (ROA) pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diunduh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 44 dari 83 perusahaan yang memenuhi kriteria, dengan total 176 observasi yang kemudian menjadi 167 observasi setelah dilakukan transformasi logaritma natural dan pembersihan data pencilan (outlier). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial CR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (Sig. 0,212), DAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA (Sig. 0,000), TATO berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA (Sig. 0,000), sedangkan FS tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (Sig. 0,074). Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,342, yang berarti 34,2% variasi ROA dapat dijelaskan oleh model penelitian ini. Temuan ini memberikan implikasi bahwa efisiensi penggunaan aset dan pengelolaan struktur utang menjadi faktor yang lebih dominan dibandingkan likuiditas dan ukuran perusahaan dalam menentukan profitabilitas perusahaan sub sektor makanan dan minuman.
Copyrights © 2026