Budaya organisasi merupakan faktor penting yang memengaruhi efektivitas organisasi dalam mencapai tujuannya, termasuk pada lembaga pendidikan, di mana budaya organisasi berperan membentuk perilaku, nilai, dan pola interaksi seluruh warga sekolah sehingga tercipta lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis budaya organisasi yang diterapkan di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi serta mengidentifikasi jenis budaya organisasi yang dominan berdasarkan Competing Values Framework dari Cameron dan Quinn. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas pihak manajemen sekolah yang memahami budaya organisasi serta pelaksanaan kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 1 Kota Sukabumi memiliki budaya organisasi yang dibangun melalui nilai Pancawaluya, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer, yang diterapkan melalui pembiasaan kegiatan belajar mengajar, budaya 5S, kegiatan keagamaan, pembinaan karakter, komunikasi terbuka, kepemimpinan partisipatif, kerja sama, disiplin kerja, serta pemanfaatan teknologi. Berdasarkan analisis Competing Values Framework, budaya organisasi yang dominan adalah Clan Culture dengan dukungan karakteristik Hierarchy Culture. Budaya tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kerja sama, kedisiplinan, mutu pelayanan pendidikan, serta pencapaian visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman
Copyrights © 2026