Kesiapan kerja mahasiswa menjadi isu penting seiring meningkatnya tuntutan kompetensi di dunia industri, sementara belum semua mahasiswa yang telah menjalani magang merasa siap memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pengalaman magang dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa akhir Jurusan Manajemen Universitas Pendidikan Ganesha, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian mencakup 354 mahasiswa angkatan 2022 yang telah menyelesaikan program magang, dengan 188 responden ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik simple randomsampling secara proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis dengan regresi linear berganda berbantuan SPSS 25. Sebelum pengujian hipotesis, data dinyatakan lolos uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil uji t menunjukkan pengalaman magang (thitung = 8,779; sig. = 0,000) dan motivasi kerja (thitung = 9,360; sig. = 0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Uji F membuktikan kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan secara simultan (sig. = 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,512, yang berarti 51,2% variasi kesiapan kerja dijelaskan oleh pengalaman magang dan motivasi kerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas program magang dan penguatan motivasi kerja mahasiswa perlu menjadi perhatian bersama dalam mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan program magang dan penguatan motivasi kerja mahasiswa di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026