Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan operasional perusahaan logistik yang memiliki beban kerja dan tuntutan pekerjaan yang tinggi. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kinerja karyawan adalah stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan pada Shopee Xpress Last Mile Medan Johor Hub. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 90 karyawan, dengan 65 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi Pearson, regresi linear sederhana, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,200 > 0,05 dan uji linearitas menunjukkan nilai Sig. Deviation from Linearity sebesar 0,252 > 0,05, sehingga data memenuhi asumsi analisis. Hasil regresi linear sederhana menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara variabel stres kerja dan kinerja karyawan, dengan nilai R Square sebesar 0,811. Artinya, stres kerja memberikan kontribusi sebesar 81,1% terhadap variasi kinerja karyawan, sedangkan 18,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,304 > t tabel 1,999 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengelolaan stres kerja yang efektif diperlukan untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026