Latar belakang; Masyarakat Indonesia pada umumnya masih mempercayai hal-hal mistis.Hal ini terbukti dari menjamurnya praktik-praktik paranormal di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris hubungan antara kepribadian the big fivedengan kesejahteraan psikologis pada paranormal dewasa madya di Kota Semarang. Hipotesis yang diajukan adalah hubungan antara kepribadian the big five dengankesejahteraan psikologis pada paranormal dewasa madya di Kota Semarang. Metode; pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala kesejahteraan psikologisdan skala karakteristik kepribadian. Metode analisis data menggunakan analisis regresi lima prediktor untuk menguji hipotesis mayor dan analisis korelasi product moment untuk mengujihipotesis minor. Hasil; Uji hipotesis mayor adalah secara simultan ada hubungan yang signifikan antarakarakteristik kepribadian dengan kesejahteraan psikologis pada paranormal, yang ditunjukkandengan nilai korelasi Rx1-5y=0,877 dan F=40,753 dengan p<0,01. Hasil uji hipotesis minor adalah (1) ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara neurotism dengan kesejahteraan psikologis pada paranormal (rx1y=-0,460, p<0,01), (2) ada hubungan positifyang sangat signifikan antara extraversion dengan kesejahteraan psikologis pada paranormal (rx2y=0,724, p<0,01), (3) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara openness dengankesejahteraan psikologis pada paranormal (rx3y=0,646, p<0,01), (4) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara agreeableness dengan kesejahteraan psikologis pada paranormal(rx4y=0,724, p<0,01), (5) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara conscientiousness dengan kesejahteraan psikologis pada paranormal (rx5y=0,740, p<0,01).
Copyrights © 2016