Penilaian kinerja pemasok merupakan bagian krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok khususnya di industri katering penerbangan. Studi ini dilakukan di PT Aerofood ACS Unit Denpasar dengan memanfaatkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi enam pemasok utama berdasarkan enam kriteria penilaian, yakni: kualitas, harga, ketepatan, fleksibilitas, konsistensi, dan hubungan komunikasi. Dari hasil perhitungan bobot rata-rata oleh tiga responden, kriteria hubungan komunikasi memperoleh bobot tertinggi sebesar 1,340, diikuti konsistensi (1,040) dan kualitas (0,938), yang menandakan bahwa interaksi yang baik dan kesinambungan layanan sangat berpengaruh terhadap performa supplier. Berdasarkan hasil akhir perhitungan AHP, PT ABX menempati peringkat tertinggi sebagai pemasok paling unggul. Hasil ini menekankan bahwa hubungan kerja yang efektif antara perusahaan dan pemasok merupakan faktor penting dalam memastikan keberlanjutan dan kualitas pasokan.
Copyrights © 2025