Kentang merupakan komoditas pangan yang penting di Indonesia dan dibutuhkan sepanjang tahun disamping beras sebagai bahan pangan utama. Dengan meningkatnya produksi, permintaan kentang di banyak negara di dunia juga meningkat. Hal ini diantisipasi untuk mendorong dan mendukung pertumbuhan pasar kentang di tahun-tahun mendatang. Untuk kepentingan pemasasaran, serta mendapatkan harga yang bersaing produsen (pedagang) harus memperhatikan indikator luas jangkauan pembelian, volume pendistribusian dan kemasan yang digunakan. Efek jatuhnya kentang dengan berbagai ketinggian pada kemasan kotak karton perlu diteliti untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang dapat terjadi. Kentang bibit dan kemasan kotak karton akan digunakan sebagai bahan ujinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian jatuhan terhadap kerusakan kentang yang dikemas dalam kotak karton. Penelitian ini menerapkan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 faktor. Variasi jarak yang diuji meliputi 0 cm, 50 cm, 100 cm, 150 cm, 200 cm, 250 cm, dengan masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Variabel yang diperhatikan meliputi jumlah uji kejatuhan kemasan, susut bobot, kerusakan fisik pada kentang dan daya serap kemasan. Hasil dari perlakuan uji kemasan kotak karton dengan jarak 0 cm, 50 cm, 100 cm, 150 cm, 200 cm, 250 cm. Perlakuan uji kejatuhan kemasan kotak karton tidak berpengaruh pada kejatuhan kemasan kotak karton dengan hasil nilai perlakuan F 0.008982 > F crit 1.737467. Berdasarkan hasil tersebut, berat kentang tidak berpengaruh nyata terhadap susut bobot kentang.
Copyrights © 2025