Pendidikan anak memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, pemerataan pendidikan yang bermutu hingga saat ini belum sepenuhnya terwujud, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Wilayah tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses pendidikan, minimnya sarana dan prasarana, serta ketimpangan kualitas tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan anak dalam pendidikan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam konteks ketimpangan pendidikan di wilayah 3T. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya ketersediaan fasilitas pendidikan, keterbatasan tenaga pendidik yang kompeten, serta sulitnya akses geografis menjadi faktor utama yang memengaruhi rendahnya mutu pembelajaran di wilayah 3T. Oleh karena itu, sinergi antara pendidikan formal, nonformal, dan informal menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Copyrights © 2025