Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan pengembangan kompetensi terhadap kualitas kerja pegawai Kantor Camat Medan Baru, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Kantor Camat Medan Baru. Sebanyak 30 responden dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kerja pegawai, dengan nilai t hitung sebesar 3,548 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 1,703. Pengembangan kompetensi juga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kerja pegawai, dengan nilai t hitung sebesar 7,731 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 1,703. Secara simultan, kepemimpinan dan pengembangan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas kerja pegawai, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 40,082 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 3,354. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,748 menunjukkan bahwa kepemimpinan dan pengembangan kompetensi mampu menjelaskan 74,8% variasi kualitas kerja, sedangkan 25,2% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengimplikasikan bahwa Kantor Camat Medan Baru perlu memperkuat kemampuan pimpinan dalam memberikan arahan, komunikasi, dan pengawasan serta menyelenggarakan program pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pegawai untuk meningkatkan kualitas kerja.
Copyrights © 2026