Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Koperasi Merah Putih dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian dilatarbelakangi oleh dominannya UMKM dalam aktivitas ekonomi daerah serta munculnya Koperasi Merah Putih sebagai kelembagaan ekonomi baru berbasis desa. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research dan analisis data sekunder. Data diperoleh secara purposif dari publikasi ilmiah, regulasi pemerintah, publikasi statistik resmi, dan basis data pemerintah daerah yang berkaitan dengan UMKM, koperasi, pembangunan ekonomi desa, dan Koperasi Merah Putih. Data dianalisis melalui pengelompokan tematik, perbandingan temuan, dan sintesis interpretatif. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM merupakan salah satu fondasi utama ekonomi kerakyatan di Sulawesi Utara. Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mendominasi aktivitas ekonomi daerah dengan proporsi 98,95%. Koperasi memiliki potensi memperkuat UMKM melalui akses kolektif terhadap pembiayaan, pasar, bahan baku, informasi, dan jaringan usaha. Koperasi Merah Putih berpotensi menjadi penghubung antara potensi ekonomi desa dan pelaku UMKM. Namun, efektivitasnya bergantung pada kualitas tata kelola, kapasitas manajerial, partisipasi masyarakat, digitalisasi, dan kesesuaian model usaha dengan potensi lokal. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan perspektif integratif yang menghubungkan UMKM dan Koperasi Merah Putih sebagai dua komponen yang saling melengkapi dalam pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis desa di Sulawesi Utara Signifikansi – Temuan penelitian bermanfaat bagi pemerintah daerah, pembuat kebijakan, pengelola koperasi, pelaku UMKM, dan praktisi pemberdayaan masyarakat dalam merancang strategi penguatan ekonomi kerakyatan yang lebih terintegrasi.
Copyrights © 2026