Perkembangan teknologi finansial telah menyebabkan pergeseran perilaku masyarakat dalam melakukan aktivitas pembayaran, dari penggunaan uang tunai menuju mekanisme pembayaran elektronik.. Salah satu inovasi penting adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR. Artikel ini bertujuan menganalisis peran QRIS dalam meningkatkan efisiensi proses pembayaran, mendukung inklusi keuangan, serta memperkuat daya saing UMKM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber terkait sistem pembayaran, regulasi, dan perkembangan ekonomi berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa QRIS memberikan manfaat berupa kemudahan layanan pembayaran, peningkatan keamanan sistem, pencatatan keuangan yang lebih tertata, perluasan akses pasar, serta peluang memperoleh layanan keuangan formal. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan literasi digital, kesiapan infrastruktur teknologi, dan keamanan siber. Optimalisasi QRIS memerlukan kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026