Pernikahan dini masih menjadi permasalahan serius karena berdampak pada aspek kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi, terutama pada remaja putri. Rendahnya pengetahuan dan sikap remaja terhadap risiko pernikahan dini menjadi salah satu faktor yang mendorong terjadinya praktik tersebut. Media audiovisual merupakan salah satu media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi risiko pernikahan dini melalui media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja di Desa Gentungan, Mojogedang. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest pada 56 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan meningkat dari kategori cukup (57%) dan kurang (38%) menjadi kategori baik (84%). Sikap responden juga berubah dari mayoritas negatif (91%) menjadi seluruhnya positif (100%) setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) pada variabel pengetahuan dan sikap. Disimpulkan bahwa edukasi risiko pernikahan dini melalui media audiovisual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap remaja di Desa Gentungan, Mojogedang.
Copyrights © 2026