Tirah baring dalam jangka waktu lama memiliki risiko tinggi menyebabkan terjadinya dekubitus akibat tekanan yang terus-menerus pada area tubuh tertentu sehingga dapat menghambat sirkulasi darah dan merusak integritas kulit. Kondisi kulit yang kering akibat kurangnya perawatan dan penggunaan pelembap dapat meningkatkan kerentanan terhadap kemerahan serta kerusakan jaringan. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mencegah dekubitus adalah penerapan massage effleurage menggunakan minyak zaitun yang mengandung vitamin E dan asam lemak yang berperan dalam menjaga kelembapan serta elastisitas kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi penerapan massage effleurage dengan minyak zaitun terhadap pencegahan dekubitus pada pasien tirah baring di wilayah kerja Puskesmas Ngoresan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus pada dua responden, yaitu Ny. S dan Ny. W, yang mengalami tirah baring akibat stroke. Intervensi berupa massage effleurage menggunakan minyak zaitun diberikan selama 5 hari berturut-turut sebanyak 2 kali sehari setelah mandi pagi dan sore dengan durasi 4 menit pada area tubuh yang berisiko mengalami tekanan, meliputi punggung, pinggul, skapula, sakrum, dan tumit. Pengukuran risiko dekubitus dilakukan menggunakan instrumen Skala Braden sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor Skala Braden pada kedua responden setelah dilakukan penerapan massage effleurage dengan minyak zaitun. Peningkatan skor tersebut menunjukkan adanya penurunan risiko terjadinya dekubitus pada pasien tirah baring. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa massage effleurage dengan minyak zaitun efektif dalam membantu meningkatkan kondisi kulit dan mencegah terjadinya luka dekubitus. Terapi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis rutin bagi keluarga maupun tenaga kesehatan dalam perawatan pasien tirah baring.
Copyrights © 2026