Pelvic Girdle Pain (PGP) merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering terjadi pada ibu hamil akibat perubahan hormonal dan biomekanik selama kehamilan. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri pada daerah panggul yang berdampak pada keterbatasan aktivitas sehari-hari dan penurunan kualitas hidup. Aktivitas fisik dan paritas diduga berhubungan dengan kejadian PGP, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan temuan yang beragam. Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik dan paritas dengan kejadian Pelvic Girdle Pain (PGP) pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Pucangsawit Surakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 44 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data aktivitas fisik diperoleh menggunakan Pregnancy Physical Activity Questionnaire (PPAQ), sedangkan data paritas dan kejadian PGP diperoleh melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan, termasuk kategori multipara, dan lebih dari separuh mengalami PGP. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik maupun paritas dengan kejadian PGP (p>0,05). Kesimpulan: Aktivitas fisik dan paritas tidak berhubungan dengan kejadian PGP pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Pucangsawit Surakarta.
Copyrights © 2026