Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta proses belajar. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi intensitas nyeri adalah abdominal stretching exercise. Penerapan ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan skala dismenore sebelum dan sesudah penerapan abdominal stretching exercise pada remaja putri di Puskesmas Ngoresan. Penerapan menggunakan metode studi kasus deskriptif pada dua remaja putri yang mengalami dismenore. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Abdominal stretching exercise diberikan satu kali sehari selama 10–15 menit pada tiga hari pertama menstruasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, kemudian skala nyeri dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi. Sebelum penerapan, Nn. A mengalami dismenore dengan skala 7 yang termasuk kategori nyeri berat, sedangkan Nn. B mengalami skala 5 dengan kategori nyeri sedang. Selama tiga hari penerapan, skala nyeri kedua responden mengalami penurunan satu poin setiap hari. Setelah penerapan, skala nyeri Nn. A menurun menjadi 4 dan Nn. B menjadi 2, dengan masing-masing penurunan sebesar 3 poin. Penerapan abdominal stretching exercise menunjukkan adanya penurunan skala dismenore pada kedua remaja putri, sehingga latihan ini dapat digunakan sebagai salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri menstruasi.
Copyrights © 2026