Akurasi tata kelola data operasional merupakan faktor krusial dalam menjaga stabilitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM Simping Mustika, produsen kuliner khas Purwakarta, menghadapi tantangan manajemen internal karena masih mengandalkan pencatatan manual. Pola konvensional ini memicu risiko ketidaksinkronan data stok bahan baku harian dan keterlambatan penyusunan laporan keuangan bulanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring produksi terintegrasi menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Tahapan pengembangan sistem meliputi perencanaan kebutuhan, lokakarya desain dengan pemodelan UML, dan implementasi sistem berbasis website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun berhasil mengotomatisasi perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) per batch adonan dan menyajikan laporan laba rugi secara real-time. Pengujian fungsionalitas menggunakan Black Box Testing mengonfirmasi bahwa seluruh fitur sistem berjalan dengan validitas 100%. Novelty dari penelitian ini terletak pada digitalisasi alur kerja manufaktur makanan berskala rumahan yang menyinergikan pencatatan logistik bahan baku dengan transparansi informasi akuntansi keuangan secara otomatis untuk mendukung keberlanjutan bisnis.
Copyrights © 2026