Ners Muda
Vol 7, No 2 (2026)

Hubungan pengetahuan, diet hipertensi, dan pemberdayaan fasilitas kesehatan dengan perawatan diri lansia perempuan penderita hipertensi di wilayah perdesaan Pulau Seram

Rosina Trivina Tehuayo (Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya)
Rosiana Eva Rayanti (Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya)
Ayu Afriani Panyuwa (Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya)



Article Info

Publish Date
17 Aug 2026

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama pada lansia yang meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Secara global, sekitar 1,4 miliar orang dewasa usia 30-79 tahun hidup dengan hipertensi. Tingkat pengetahuan, diet hipertensi, dan pemberdayaan fasilitas kesehatan diduga berkaitan dengan kemampuan lansia melakukan perawatan diri untuk mengendalikan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan, diet hipertensi, pemberdayaan fasilitas kesehatan, dan kemampuan perawatan diri pada lansia perempuan penderita hipertensi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling yakni 31 responden dengan kriteria usia ≥60 tahun, perempuan, suku Alifuru dan terdiagnosis hipertensi. Penelitian ini dilakukan pada lansia perempuan suku Alifuru di wilayah pedesaan terpencil, sehingga memberikan konteks yang berbeda dibandingkan penelitian sebelumnya. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan hipertensi, Hypertension Self-Care Profile, Food Frequency Questionnaire, Health Care Empowerment Questionnaire, serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Mayoritas responden berusia 60–69 tahun (67,74%) dengan pendidikan terakhir tamat SD (58,06%). Sebagian besar responden memiliki pengetahuan hipertensi dan pemberdayaan fasilitas kesehatan kategori tinggi (71% dan 51,6%), sedangkan perawatan diri dan diet hipertensi berada pada kategori rendah (masing-masing 54,8%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan hipertensi dengan perawatan diri (p=0,035) dan diet hipertensi (p=0,005), antara pengetahuan dengan pemberdayaan fasilitas kesehatan (p=0,025), serta antara pemberdayaan fasilitas kesehatan dengan diet hipertensi (p<0,001). Pengetahuan berhubungan dengan perawatan diri, diet hipertensi, dan pemberdayaan fasilitas kesehatan, sedangkan pemberdayaan fasilitas kesehatan berhubungan sangat kuat dengan diet hipertensi pada lansia perempuan. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nersmuda

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

Ners Muda is intended to be the university journal for publishing articles reporting the results of research and case study in nursing. Ners Muda invites manuscripts in the areas of medical-surgical nursing, emergency and disaster nursing, critical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, ...